farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Memanfaatkan Tarif 0 Persen Ekspor Olahan Tuna dan Cakalang ke Jepang

Ding BalangDiterbitkan 30 Jul 2026 - 04.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memanfaatkan Tarif 0 Persen Ekspor Olahan Tuna dan Cakalang ke Jepang
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan perubahan protokol kemitraan ekonomi dengan Jepang melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2026. Berkat regulasi tersebut, produk olahan tuna dan cakalang asal Indonesia akan mendapatkan fasilitas tarif bea masuk 0 persen saat memasuki pasar Jepang mulai 1 Agustus 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari implementasi perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, langkah pertama adalah memastikan produk yang diekspor masuk dalam kategori yang disepakati. Sebelum perubahan protokol IJEPA berlaku, produk-produk ini dikenakan tarif bea masuk umum atau Most Favoured Nation (MFN) sebesar 9,6 persen. Terdapat empat kategori produk olahan yang kini berhak mendapatkan tarif 0 persen, yaitu cakalang dan bonito dalam kemasan kedap udara, tuna dalam kemasan kedap udara, cakalang dan bonito rebus kering (katsuobushi), serta frozen precooked tuna. Kelompok produk ini mencatatkan nilai ekspor sebesar USD 76,41 juta pada 2025, meningkat 21 persen dibandingkan 2024.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah kedua adalah mengurus dan mengantongi registrasi IJEPA. Fasilitas tarif 0 persen ini dapat langsung dimanfaatkan oleh eksportir yang telah teregistrasi secara resmi. Berdasarkan data sejak Januari 2026, dari 30 Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan eksportir yang mengikuti proses verifikasi, sebanyak 11 perusahaan telah dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhasil memperoleh Nomor Registrasi IJEPA. Belasan perusahaan tersebut berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.

Baca Juga

Kinerja Keuangan GoTo Semester I 2026, Rincian Laba dan Sumber Pendapatan

Kinerja Keuangan GoTo Semester I 2026, Rincian Laba dan Sumber Pendapatan

Bagi UPI yang belum terdaftar pada tahap awal, pemerintah saat ini tengah menyiapkan proses registrasi tahap kedua agar lebih banyak pelaku usaha yang memperoleh fasilitas tarif. Oleh karena itu, pelaku usaha didorong untuk segera memanfaatkan peluang ini dengan melakukan registrasi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Langkah ketiga adalah mematuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan dalam IJEPA. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Erwin Dwiyana, memastikan bahwa pihaknya bakal melakukan inspeksi secara berkala. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan para eksportir tetap memenuhi persyaratan IJEPA.

Baca Juga

Promo Cashback Pengisian BBM di SPBU Menggunakan BRI Kartu Kredit

Promo Cashback Pengisian BBM di SPBU Menggunakan BRI Kartu Kredit

Pemanfaatan fasilitas tarif ini membuka peluang besar bagi eksportir untuk meningkatkan pengiriman ke Jepang, yang merupakan salah satu pasar utama produk perikanan Indonesia. Sepanjang 2025, nilai ekspor produk perikanan nasional ke Jepang mencapai USD 613,65 juta, meningkat 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Komoditas ekspor terbesar didominasi oleh udang dengan porsi 52,1 persen, disusul tuna-cakalang sebesar 26,2 persen, dan mutiara sebesar 5,9 persen.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

EksporPerikananIJEPATunaCakalangJepang

Berita Terbaru Lainnya

Kinerja Keuangan GoTo Semester I 2026, Rincian Laba dan Sumber PendapatanPromo Cashback Pengisian BBM di SPBU Menggunakan BRI Kartu KreditOptimalisasi Pengawasan Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran oleh KemenkesMencegah Aksi Main Hakim Sendiri, Menko Yusril Ajak Kepolisian dan Tokoh Agama BersinergiBGN Ubah Strategi Program Makan Bergizi Gratis, Prioritaskan Wilayah dengan Stunting TinggiFormula 1 Siapkan Rencana Darurat Seri Penutup Musim 2026 di EropaDugaan Pelecehan Seksual Jared Leto dan Fakta di BaliknyaPenyusutan Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan dan Dampak Globalnya

Paling Banyak Dibaca

Kinerja Keuangan GoTo Semester I 2026, Rincian Laba dan Sumber Pendapatan

Ekonomi

Kinerja Keuangan GoTo Semester I 2026, Rincian Laba dan Sumber Pendapatan

30 Jul 2026

Promo Cashback Pengisian BBM di SPBU Menggunakan BRI Kartu Kredit

Ekonomi

Promo Cashback Pengisian BBM di SPBU Menggunakan BRI Kartu Kredit

30 Jul 2026

Optimalisasi Pengawasan Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran oleh Kemenkes

Kesehatan

Optimalisasi Pengawasan Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran oleh Kemenkes

30 Jul 2026

Mencegah Aksi Main Hakim Sendiri, Menko Yusril Ajak Kepolisian dan Tokoh Agama Bersinergi

Hukum

Mencegah Aksi Main Hakim Sendiri, Menko Yusril Ajak Kepolisian dan Tokoh Agama Bersinergi

30 Jul 2026

BGN Ubah Strategi Program Makan Bergizi Gratis, Prioritaskan Wilayah dengan Stunting Tinggi

Nasional

BGN Ubah Strategi Program Makan Bergizi Gratis, Prioritaskan Wilayah dengan Stunting Tinggi

30 Jul 2026

Formula 1 Siapkan Rencana Darurat Seri Penutup Musim 2026 di Eropa

Olahraga

Formula 1 Siapkan Rencana Darurat Seri Penutup Musim 2026 di Eropa

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kinerja Keuangan GoTo Semester I 2026, Rincian Laba dan Sumber PendapatanEkonomi 路 30 Jul 2026
  2. 2Promo Cashback Pengisian BBM di SPBU Menggunakan BRI Kartu KreditEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Optimalisasi Pengawasan Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran oleh KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  4. 4Mencegah Aksi Main Hakim Sendiri, Menko Yusril Ajak Kepolisian dan Tokoh Agama BersinergiHukum 路 30 Jul 2026
  5. 5BGN Ubah Strategi Program Makan Bergizi Gratis, Prioritaskan Wilayah dengan Stunting TinggiNasional 路 30 Jul 2026
General News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap