farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Kronologi Pilot Malaysia Selundupkan Ekstasi 25 Kg di Bandara Soekarno-Hatta

Parlin SinagaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 08.24 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Pilot Malaysia Selundupkan Ekstasi 25 Kg di Bandara Soekarno-Hatta
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur udara kembali digagalkan oleh aparat penegak hukum di Indonesia. Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan seorang kru penerbangan asing yang diduga memanfaatkan posisinya untuk meloloskan barang haram tersebut. Sinergi antara Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Bareskrim Polri berhasil menghentikan aksi ini tepat saat pelaku mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penindakan ini secara resmi diumumkan dalam konferensi pers pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Berikut adalah rangkuman informasi dan kronologi lengkap terkait kasus penyelundupan narkotika oleh kopilot asal Malaysia tersebut.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Bagaimana kronologi awal penangkapan dan siapa pelaku penyelundupan ini?

Penyelundupan ini berhasil digagalkan pada hari Rabu, 29 Juli. Pengungkapan bermula dari pemantauan intensif petugas Bea Cukai terhadap barang bawaan penumpang rute internasional melalui mesin pemindai di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Saat melakukan analisis citra, petugas mencurigai sebuah koper yang kemudian diambil oleh seorang warga negara Malaysia berinisial MS. Diketahui, MS saat itu mengenakan seragam kopilot. MS bertugas menerbangkan pesawat dengan nomor penerbangan MH 727 dari Kuala Lumpur menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setelah dicurigai, petugas langsung mengarahkan MS beserta barang bawaannya ke ruang khusus untuk pemeriksaan mendalam.

Modus operandi apa yang digunakan pelaku untuk meloloskan barang tersebut?

Baca Juga

Langkah Tegas Badan Gizi Nasional Cegah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Tegas Badan Gizi Nasional Cegah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Untuk melancarkan aksinya, pelaku sengaja memanfaatkan fasilitas perlakuan khusus yang biasanya diperuntukkan bagi awak maskapai penerbangan di berbagai bandara dunia. Pelaku menggunakan label klaim bagasi khusus kru penerbangan. Saat melakukan lapor masuk di Kuala Lumpur, pelaku menggunakan jalur yang berbeda dengan penumpang umum karena statusnya sebagai kru pesawat. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh sindikat narkotika karena mereka menganggap penyelundupan melalui kru penerbangan asing adalah metode yang paling aman untuk menghindari deteksi petugas.

Apa saja jenis narkotika yang disita dan berapa nilai barang bukti tersebut?

Di ruang pemeriksaan, petugas membongkar koper milik MS dan menemukan narkotika jenis MDMA atau ekstasi dalam jumlah yang sangat besar, yakni mencapai 70.114 butir. Puluhan ribu butir ekstasi tersebut dikemas rapi ke dalam 14 bungkus besar. Berat keseluruhan barang bukti ekstasi ini mencapai 26 kilogram bruto, dengan berat neto tercatat lebih dari 25 kilogram. Selain pil ekstasi di dalam koper, petugas juga menemukan narkotika jenis metamfetamin atau sabu dengan berat bruto 4 gram yang disembunyikan di dalam tas pribadi milik MS. Berdasarkan perhitungan pihak berwenang dengan asumsi harga pasar ekstasi sebesar Rp 850.000 per butir, nilai total dari seluruh barang haram yang disita ini diperkirakan hampir menyentuh angka Rp 60 miliar.

Berapa nominal upah yang dijanjikan dan apakah ini aksi pertama pelaku?

Baca Juga

Cara Mengetahui Tahapan Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dan Pendidikan

Cara Mengetahui Tahapan Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dan Pendidikan

Tersangka MS bersedia melakukan aksi nekat ini karena dijanjikan imbalan uang yang cukup besar oleh pihak pemesan. Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku dijanjikan upah sebesar 50.000 ringgit. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, nominal imbalan tersebut setara dengan kurang lebih Rp 220 juta. MS mengaku diminta oleh seseorang untuk membawa narkotika tersebut ke Jakarta. Pengakuan tersangka MS juga mengungkap bahwa aksi ini bukanlah yang pertama kali baginya. MS mengaku telah dua kali terlibat dalam pengiriman narkotika. Aksi pertamanya dilakukan dengan mengirimkan barang terlarang ke wilayah Sabah, Malaysia, sedangkan aksi keduanya adalah pengiriman ke Jakarta yang akhirnya berhasil digagalkan oleh petugas.

Siapa saja pejabat yang memimpin pengungkapan kasus ini dan apa dampak penyelamatan yang dihasilkan?

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini merupakan hasil kolaborasi tim gabungan yang disampaikan langsung oleh beberapa pejabat tinggi terkait. Di antaranya adalah Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama selaku Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonga yang menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta, serta Kombes Pol Awaludin Amin yang bertindak sebagai Kasubdit 2 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Dari hasil penindakan tegas ini, aparat memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 130.020 jiwa dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika. Selain itu, operasi bersama ini juga berhasil mencegah potensi kerugian sosial dan ekonomi bagi negara akibat peredaran gelap narkotika yang nilainya ditaksir mencapai Rp 207,9 miliar. Pelaku dan barang bukti kini telah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim PolriBea CukaiPenyelundupan NarkobaEkstasiBandara Soekarno-Hattapilot malaysia

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Tegas Badan Gizi Nasional Cegah Korupsi Program Makan Bergizi GratisCara Mengatasi Kendala Skripsi Melalui Program Bimbingan Gratis NumanDuduk Perkara Kasus Perusakan Rumah Kontrakan Anggota Polisi di KarawangJadwal Tayang dan Sinopsis Drakor The Husband Episode 9-10 Sub IndoCara Menonton Spooky In Love Episode 5-6 Sub Indo dan Bocoran Cerita TerbarunyaJadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahCara Mengetahui Tahapan Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dan PendidikanRincian Penyesuaian Harga BBM SPBU BP per 1 Agustus dan Teknologi ACTIVE

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Langkah Tegas Badan Gizi Nasional Cegah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Nasional

Langkah Tegas Badan Gizi Nasional Cegah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

1 Agu 2026

Cara Mengatasi Kendala Skripsi Melalui Program Bimbingan Gratis Numan

Edukasi

Cara Mengatasi Kendala Skripsi Melalui Program Bimbingan Gratis Numan

1 Agu 2026

Duduk Perkara Kasus Perusakan Rumah Kontrakan Anggota Polisi di Karawang

Hukum

Duduk Perkara Kasus Perusakan Rumah Kontrakan Anggota Polisi di Karawang

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Badan Gizi Nasional Cegah Korupsi Program Makan Bergizi GratisNasional 路 1 Agu 2026
  5. 5Cara Mengatasi Kendala Skripsi Melalui Program Bimbingan Gratis NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap