Short Description

Kavling Ternak adalah peternakan terpadu skala menengah besar dengan melibatkan investor individu dan institusi.

VTI menyediakan lahan, infrastruktur dan sistem berkelanjutan (sustainable) diantaranya untuk mendukung program qurban tahun secara jangka panjang.

Dana Investor digunakan Vila Ternak untuk peningkatan kapasitas produksi pakan ternak. Total kebutuhan untuk proses peningkatan produksi pakan tersebut sebesar Rp. 250 juta (pembulatan).

Vila Ternak sebagai Pelaksana sudah memiliki Kepastian Pasar, untuk kebutuhan sendiri dan Mitra ternaknya. Selain itu, pembelian dengan PO dari PT Lembu Jantan Perkasa juga diperoleh oleh Vila Ternak Indonesia dengan nilai potensi hingga 500 juta rupiah.

Penerimaan Modal
Rp. 250.000.000

Estimasi Imbal Hasil
6 Bulan   –  ROI 7%

Periode Kontrak
6 bulan

Investasi mulai dari
Rp. 500.000

Unduh File ini untuk lebih lengkapnya:
Dokumen Prospektus

Produksi Pakan Ternak Part 1 by VTI

by Villa Ternak Indonesia

  • Rp160.000.000

    Funding Goal
  • Rp160.000.000

    Funds Raised
  • 0 Days to go
  • Target Date

    Campaign End Method
Raised Percent :
100.00%
The project is successful.
Cikerai, Banten, Indonesia

Villa Ternak Indonesia

5 Campaigns | 0 Loved campaigns

See full bio

Campaign Story

Industri pakan ternak di dalam negeri sangat berperan mendukung industri peternakan dalam menyediakan ketersediaan konsumsi daging dan produk turunannya bagi masyarakat sebagai tambahan sumber protein. Pakan memiliki kontribusi 70% dari total biaya produksi peternakan, sehingga tetap menjadi suatu bisnis yang cerah.

Dalam proses berjalannya peternakan, kebutuhan akan pakan terus meningkat. Seiring peningkatan kebutuhan dari mitra  akan pakan ternak buatan vila ternak, menciptakan ceruk pasar baru dan butuhnya peningkatan produksi pakan ternak.

Untuk Itu Project kali ini ditujukan untuk Pengembangan Kapasitas Produksi Pakan Ternak dalam Kawasan Villa Ternak di daerah Cikerai, Cilegon Banten yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan ternaknya sendiri dan juga dijual sebagian produksinya untuk kawasan ternak lain yang tersebar di sekitar Banten.